Kichi Tawarkan Hampers Imlek Unik dan Halal

Notification

×

Iklan

Iklan

Kichi Tawarkan Hampers Imlek Unik dan Halal

Rabu, 29 Januari 2025 | 12:30 WIB Last Updated 2025-01-29T05:30:00Z

 


ZONAHALAL.ID, TANJUNG REDEB – Anisa Apna, seorang pengusaha muda asal Berau, sukses merintis usaha hampers bertema khusus untuk berbagai perayaan, termasuk Imlek, melalui brand Kichi. Dengan memanfaatkan kreativitas dan kecintaannya pada kuliner, Anisa menawarkan hampers unik yang dibuat handmade dengan sentuhan personal di setiap serinya.

“Saat awal memulai, saya menawarkan hampers untuk perayaan Natal. Dari situ, saya melihat peluang untuk mengembangkan ke tema lainnya, termasuk Imlek. Saya selalu membuat hampers dengan tema berbeda di setiap perayaan, sehingga produk yang saya keluarkan eksklusif dan tidak diulang di seri lainnya,” ungkap Anisa, seperti yang dilansir dari Berita Satu, Rabu (29/1/2025).

Untuk perayaan Imlek kali ini, Kichi menyediakan dua kategori hampers utama, yakni hampers kering dan basah. Semua produk makanan dibuat secara handmade, kecuali beberapa barang pendukung seperti keramik yang dipesan khusus.

“Semua produk di hampers kami premium. Misalnya, untuk teh di teabox, saya buat sendiri. Setiap detail dibuat dengan perhatian penuh agar sesuai dengan keinginan pelanggan,” jelas Anisa.

Harga hampers yang ditawarkan Kichi bervariasi, mulai dari Rp40 ribu hingga Rp475 ribu per paket, tergantung pada isi dan kategori. Meskipun usahanya dijalankan dari rumah, Anisa tetap mengutamakan kualitas produk.

“Produksi kami terbatas karena ini usaha rumahan. Saya masih melakukan quality control sendiri, namun dibantu juga oleh keluarga dan pasangan saya,” tambahnya.

Antusiasme pelanggan terhadap hampers Imlek cukup tinggi, dengan lebih dari 100 pesanan yang diterima Kichi tahun ini. Banyak pesanan berasal dari luar daerah, bahkan termasuk permintaan hampers yang bisa diberikan kepada teman-teman Muslim.

“Karena hampers kami halal, banyak pelanggan yang meminta paket khusus untuk teman-teman Muslim. Kami tidak membatasi pelanggan, karena responsnya luar biasa,” ujar Anisa.

Meski demikian, Anisa mengakui bahwa tantangan terbesar dalam usaha hampers ini adalah pengiriman barang dan keterbatasan bahan baku untuk produksi. Hal ini terutama disebabkan oleh kepulangannya ke Berau setelah menyelesaikan kuliah dan bekerja di Samarinda.

“Sebagian besar bahan masih saya ambil dari luar daerah. Tapi saya terus berusaha mengatasinya dengan memperkuat strategi pemasaran dan menjaga kepuasan pelanggan,” jelasnya.

Anisa menyebutkan bahwa kunci sukses di bisnis hampers terletak pada kreativitas dan kualitas produk. Dengan fokus pada keunikan setiap hampers, ia yakin usahanya dapat terus berkembang.

“Hampers itu tentang kreativitas. Setiap produk harus unik dan kualitasnya premium. Dengan begitu, pelanggan merasa puas dan terus kembali,” ujarnya.

Meski baru dimulai pada pertengahan 2024, Anisa Apna telah membuktikan bahwa usaha kecil yang dijalankan dengan dedikasi dan kreativitas mampu menarik pasar yang luas.

“Saya berharap ke depannya bisa terus menghadirkan produk yang disukai pelanggan dan membawa kebahagiaan di setiap perayaan,” tutupnya.