Untuk UMKM, Pemkot Malang Gratiskan Sertifikasi Halal

Notification

×

Iklan

Iklan

Untuk UMKM, Pemkot Malang Gratiskan Sertifikasi Halal

Sabtu, 18 Januari 2025 | 11:43 WIB Last Updated 2025-01-18T04:43:56Z


ZONAHALAL.ID MALANG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kembali membuka program fasilitasi sertifikasi usaha, kali ini dengan menggratiskan pengurusan Sertifikasi Halal. Program ini digagas oleh Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang untuk mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terutama di sektor makanan dan minuman (mamin).


Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menyebutkan bahwa program ini telah dibuka sejak 15 Januari 2025 dan akan berakhir pada 31 Januari 2025.


"Kami mengimbau para pelaku usaha untuk segera mendaftar. Kuotanya terbatas, sementara jumlah UMKM mamin di Kota Malang mencapai ribuan," ujar Eko dikutip RRI, Sabtu (18/1/2025).


Dalam program ini, Diskopindag juga menyediakan pendampingan khusus melalui Pendamping Proses Produk Halal (PPH). Untuk mengikuti program ini, pelaku usaha harus memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain, memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha) sesuai kategori produk yang diproduksi, melampirkan KTP pemilik usaha, menyertakan KYP Penyelia Halal, yakni orang yang bertanggung jawab atas kehalalan bahan, proses, dan produk. Serta melampirkan daftar bahan baku, alur proses produksi, dan memastikan produk belum pernah memiliki sertifikasi halal sebelumnya.


Eko menambahkan, setelah pendaftaran, berkas peserta akan melalui proses skrining. 


"Jika lolos seleksi, tim kami akan menghubungi pelaku usaha untuk langkah selanjutnya," jelasnya.


Pendaftaran program ini dapat dilakukan secara online melalui QR Code yang tersedia di media sosial resmi Diskopindag Kota Malang atau melalui tautan: bit.ly/HalalSelfDeclare2025.


Program ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM Kota Malang serta memberikan jaminan kehalalan bagi konsumen. 


"Sertifikasi halal sangat penting, terutama di sektor mamin, agar konsumen semakin percaya terhadap produk lokal," tutupnya.