UIN Kalijaga Sabet Penghargaan BPJPH atas Kontribusi dalam Jaminan Produk Halal

Notification

×

Iklan

Iklan

UIN Kalijaga Sabet Penghargaan BPJPH atas Kontribusi dalam Jaminan Produk Halal

Selasa, 11 Februari 2025 | 12:37 WIB Last Updated 2025-02-11T05:40:24Z

 



ZONAHALAL.ID YOGYAKARTA -- Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Noorhaidi Hasan, menerima penghargaan dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam seremoni yang diselenggarakan di Laboratorium Penelitian dan Pengujian Terpadu (LPPT) Universitas Gadjah Mada. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPJPH, Dr. Ir. Haikal Hasan, dan disaksikan oleh Wakil Menteri Keuangan, Prof. Anggito Abimanyu.


Acara ini menandai penyerahan 100 sertifikat halal untuk produk kuliner khas Yogyakarta, yakni Gudeg dan Bakpia. Dari jumlah tersebut, 70 sertifikat diterbitkan berkat pendampingan yang dilakukan oleh Halal Center UIN Sunan Kalijaga. Keberhasilan ini mengukuhkan peran institusi pendidikan tinggi dalam mendukung kebijakan nasional terkait industri halal, yang semakin menjadi perhatian strategis di tingkat domestik maupun global.


Dalam pernyataannya, Noorhaidi menekankan bahwa pencapaian ini bukan sekadar capaian institusional, melainkan bagian dari upaya kolektif dalam membangun ekosistem halal yang berkelanjutan. “UIN Sunan Kalijaga akan terus berikhtiar memperkuat kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, akademisi, dan sektor industri. Dengan pendekatan ini, kami berharap industri halal di Indonesia dapat berkembang lebih pesat, memiliki daya saing global, serta memberikan manfaat luas bagi perekonomian umat,” ujar Rektor dalam keterangannya, Selasa (11/2/2025).


Ketua Halal Center UIN Sunan Kalijaga, Imelda, turut menguraikan kontribusi institusi ini dalam Jaminan Produk Halal di Indonesia. Menurutnya, hingga akhir 2024, UIN Sunan Kalijaga telah:


– Menerbitkan 155 ribu sertifikat halal melalui Halal Center-LP3H bagi produk usaha mikro di berbagai daerah di Indonesia.

– Menerbitkan 250 sertifikat halal melalui Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Utama UIN Sunan Kalijaga untuk pelaku usaha kecil, menengah, dan besar di tingkat nasional.

– Meluluskan sekitar 300 penyelia halal melalui Lembaga Pelatihan Penyelia dan Auditor Halal, yang telah terdaftar di BPJPH sejak 2023.

– Menginisiasi pendirian Program Studi Vokasi Teknologi Produksi Halal (Sarjana Terapan/S.Tr) S1 di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), yang saat ini menunggu proses visitasi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama.


“Peran aktif UIN Sunan Kalijaga dalam mendorong jaminan produk halal, baik di tingkat regional maupun nasional, menguatkan pemberian penghargaan dari BPJPH. Khususnya, keterlibatan kami dalam mendukung sertifikasi halal bagi produk unggulan Yogyakarta, seperti Gudeg dan Bakpia, semakin mengukuhkan posisi universitas ini sebagai pusat kajian dan pendampingan sertifikasi halal yang kredibel,” jelasnya.


 


Penerapan standar halal dalam industri makanan dan minuman semakin menjadi perhatian utama dalam lanskap ekonomi global. Dengan adanya pendampingan yang sistematis, produk usaha mikro, kecil dan menengah dapat memperoleh sertifikasi halal dengan lebih efisien, dan meningkatkan penerimaan produk di pasar yang lebih luas dan kompetitif, demikian Dr. Imelda menyampaikan.


Seremoni penyerahan sertifikat halal ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan satu institusi, tetapi juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik, pemerintah, dan sektor industri dalam membangun ekosistem halal yang berkelanjutan. Di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya sertifikasi halal, inisiatif seperti yang dilakukan oleh UIN Sunan Kalijaga diharapkan dapat menjadi model bagi perguruan tinggi lainnya dalam mendukung industri halal nasional.